8 Cara Mencegah KANKER Sejak Dini, Yuk Terapkan!


GAYA HIDUP SEHAT DAN PANJANG UMU?R ALA ORANG JEPANG

Beberapa penelitian kesehatan menyatakan bahwa orang Jepang memiliki angka harapan hidup yang tinggi. Mengapa demikian?

Kebiasaan Hidup Sehat Orang Jepang

Manusia dianugerahi gen umur panjang. Sayang, pola hidup yang keliru memupuskannya. Namun di Jepang ada sebuah fenomena umur panjang yang bisa ditiru! Indonesia menempati peringkat ke-110 untuk usia harapan hidup dunia. Kehadiran restoran fast food di berbagai lokasi di Indonesia, mulai dari kota metropolitan Jakarta hingga ke daerah-daerah di pinggiran kota, membuktikan kalau orang Indonesia sudah menjadi korban tren pola makan barat. Kesehatan adalah harta yang tak ternilai harganya, tetapi sering kali hal tersebut baru disadari saat kita telah jatuh sakit dan harus mengeluarkan banyak biaya. Bangsa Jepang memiliki penduduk tersehat di dunia. Ini terbukti dengan jumlah penderita penyakit jantung, diabetes, dan kanker (paru dan serviks) yang lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia. Riset juga mengungkapkan kalau bangsa Jepang juga bangsa yang paling ramping. Bahkan penelitian juga menunjukkan bahwa orang Jepang memiliki usia harapan hidup tertinggi di dunia, yaitu 82,6 tahun.

Di selatan prefektur Okinawa masih banyak orang berumur 100 tahun atau lebih. Hebatnya lagi, para lansia di Jepang memiliki kondisi fisik yang masih sangat prima, tampak lebih muda dari usia sesungguhnya, memiliki postur tubuh tegap, serta kulit yang masih mulus dan kencang. Apa rahasia bugarnya? Penyebabnya bukan hanya gen, tapi kebiasaan-kebiasaan dan tradisi-tradisi mereka yang sehat. Agar tidak semakin terpuruk dengan pola makan Barat, tak ada salahnya kita kembali pola makan sehat kaya sayuran dan ikan segar, rendah karbohidrat dan lemak. Kebiasaan hidup tradisi Jepang juga bisa kita coba mulai sekarang.

Tingkatkan semangat baru untuk menerapkan gaya hidup baru yang lebih rasional untuk menurunkan berat badan. Apalagi tidak ada kata terlambat dalam hidup ini. Pepatah kuno mengatakan “Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali”. Dengan menerapkan pola makan yang baik, tubuh tetap sehat dan bugar hingga lanjut usia. Jepang memiliki begitu banyak budaya unik. Bukan hanya budayanya, Negeri Sakura juga terkenal akan perempuan-perempuannya yang awet muda dan panjang umur.Dilansir dari Medical News, angka obesitas di sana sangat rendah dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia.

Ternyata, umur panjang, kesehatan, dan tubuh yang fit alias langsing merupakan satu-kesatuan manfaat yang mereka dapatkan dari kebiasaan dan budaya di Jepang. Berikut kebiasaan-kebiasaan perempuan Jepang yang membuat mereka awet muda dan tidak gemuk. Masyarakat Jepang cenderung memiliki berat badan yang ideal dan juga angka harapan hidup yang tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan sangat sedikit sekali orang yang menderita obesitas atau kelebihan berat badan di negeri matahari terbit ini. Tidak hanya itu, rata-rata usia orang Jepang juga cukup panjang, yakni mencapai angka 86 tahun. Jika kamu mengira orang Jepang melakukan diet yang ekstrim untuk mendapatkan tubuh ramping, kamu salah besar! Faktanya, sejak usia belia, orang Jepang selalu diajarkan untuk menerapkan pola hidup sehat dan juga mengatur makanan mereka. Inilah kebiasaan gaya hidup orang Jepang yang bisa kamu terapkan untuk mendapatkan tubuh yang ramping serta awet muda.

1. MAKAN DENGAN PORSI KECIL

Mungkin sebagian dari kamu jika diberikan porsi makan yang kecil akan menggerutu dan merasa belum puas. Namun kebiasaan menerapkan makan porsi kecil di Jepang adalah sebuah cara bagi masyarakatnya untuk menikmati makanan dengan sepenuh hati. Sejak usia belia, anak-anak Jepang diajarkan untuk terbiasa makan dalam porsi kecil yang beragam. Setiap makanan akan disajikan di dalam mangkok-mangkok kecil yang terpisah. Hal itu akan membuat mereka merasa cukup dan tidak akan makan berlebihan. Unik bukan? Pernah lihat kan kalau orang Jepang lagi makan, misalnya di film film. Mereka biasa makan dengan memakai mangkuk kecil.

Nah mangkuk kecil itullah yang membuat orang Jepang bisa makan dengan porsi yang kecil-kecil. Manusia selalu punya kecenderungan untuk memakan apapaun makanan yang disediakan. Nah dengan memakai mangkuk kecil maka orang Jepang bisa mengontrol diri mereka, jadi asupan makanan yang masuk selalu bisa baik bagi tubuh. Dengan kebiasaan semacam ini, kita akan terbiasa menakar makanan sesuai dengan porsi dan kebutuhan kita. Menu makanan yang sehat memang penting. Tetapi, porsinya itu sendiri juga tidak kalah penting! Di Jepang, ada istilah ichiju-sansai atau satu sup dan 3 sides yang mereka praktikkan setiap kali makan. Makanan Jepang biasanya harus ada satu mangkuk nasi yang dimakan dengan ikan, ayam, daging, serta side dish seperti sup miso atau sayuran. Namun, semuanya memiliki porsi yang kecil-kecil. Ini membuat porsi, nutrisi, dan berat setiap makanan sangat terukur dengan rapi.

2. TIDAK PERNAH MELEWATKAN SAYURAN

Gaya hidup ini berhubungan dengan berbagai mangkok yang disajikan saat makan, mangkuk-mangkuk tersebut didominasi oleh banyak jenis sayuran. Bahkan, orang Jepang bisa menyajikan empat sampai lima jenis sayuran dalam sekali makan. Hampir dalam seluruh menu makanan Jepang pasti menyisipkan sayuran di dalamnya. Selain memakan sayuran, orang Jepang juga selalu menyempatkan waktu untuk beristirahat, tidak membuang-buang waktu untuk sekedar bermain setelah seharian beraktivitas. Gaya hidup orang Jepang inilah yang terus membuat kesehatan dan kebugaran mereka terjaga. Cara mereka mengolah sayuran adalah dengan direbus dalam kaldu yang berbumbu untuk menjaga jumlah kandungan nutrisi dalam sayur tetap maksimal. Selain itu, mereka juga tak jarang mengonsumsinya dalam keadaan mentah atau disajikan salad.

3. JALAN KAKI LEBIH DISUKAI

Kebiasaan jalan kaki ini tentunya didukung dengan lingkungan yang sangat kondusif di Jepang. Sebab, negara ini menyulitkan seseorang yang ingin memiliki kendaraan pribadi. Alhasil, masyarakat tentu akan memilih untuk berjalan kaki atau menggunakan transportasi umum yang tersedia. Hal ini juga menyebabkan polusi di jalan tidak akan menganggu para pejalan kaki. Berbeda dengan Indonesia yang rasanya sangat sulit untuk berjalan kaki, karena polusi dan asap kendaraan yang akan menganggumu saat mengitari jalanan.

Jika di Indonesia banyak orang yang malas berjalan kaki dan memilih untuk naik motor atau kendaraan lain, di Jepang justru kebalikannya. Mereka terbiasa berjalan kaki dari halte ke rumah, atau ke kantor. Berjalan kaki, secara ilmiah memang merupakan olahraga yang baik untuk kesehatan jantung dan dapat membakar banyak lemak.Inilah salah satu kebiasaan orang Jepang yang masih ada sampai saat ini. Berjalan kaki setiap pergi kemana saja, entah itu ke sekolah, kantor ataupun hanya sekedar ke taman.

4. JANGAN LEWATKAN TEH HIJAU

Jika kamu sehabis makan terbiasa mengonsumsi es teh manis, orang Jepang juga sangat menyukai teh hijau sebagai minuman sehabis makan. Teh hijau dikenal sebagai ramuan untuk kesehatan dan juga rahasia orang Jepang dalam menjaga berat badan agar tetap ideal. Bagaimana tidak, teh hijau dikenal mengandung antioksidan dan epigalokatekin yang sangat tinggi, sehingga dapat membantu menurunkan berat badan serta membuat orang tampak awet muda. Jadi, apakah kamu terpikir untuk mengganti es teh manismu dengan teh hijau?Banyak negara di dunia ini yang memiliki kebiasaan minum teh. Namun, orang Jepang memiliki teh hijau yang berbeda dengan negara lain. Kebiasaan minum teh hijau ini juga menjadi andil dalam kesehatan tubuh mereka.

Teh hijau, tulis Medical News, mengandung antioksidan dan dapat memperbaiki kondisi pencernaan yang buruk. Bahkan, dapat meningkatkan kerja jantung. Salah satu budaya Jepang yang kerap kita lihat adalah minum teh, terutama teh hijau. Teh hijau termasuk asupan nutrisi yang amat baik bagi tubuh, sebab teh hijau dikenal memiliki aktivitas antioksidan cukup tinggi. Menurut hasil penelitian, antioksidan catechin dan senyawa EGCG di dalam teh hijau bisa mempercepat metabolisme tubuh manusia. Sehingga nutrisi makanan dan kalori dalam tubuh bisa segera diproses menjadi energi yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan aktivitas. Minum teh hijau juga bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung, osteoporosis, juga kanker.

5. MEMILIH BUAH SEBAGAI CAMILAN DAN PENCUCI MULUT

Dibanding mengonsumsi makanan manis seperti kue, permen, dan snack lainnya, orang Jepang lebih memilih untuk memakan buah sebagai makanan penutup ataupun camilan. Kandungan gula murni yang terkandung dalam buah-buahan tidak akan membuat mereka mudah gemuk. Meskipun begitu, bukan berarti orang Jepang tidak mengonsumsi kue, es krim, atau dessert yang lain. Mereka tetap sesekali memakannya, namun dalam porsi yang terkontrol dan tidak berlebihan.

6. MEMBATASI YANG MANIS

Gaya hidup orang Jepang yang membuat mereka terus sehat adalah mereka membatasi makanan dan minuman manis. Orang Jepang hanya mengkonsumsi 48,8 gram gula per hari dan lebih memilih buah-buahan atau teh hijau sebagai makanan penutup sehingga dapat terhindar dari penyakit diabetes dan obesitas.

7. KONSUMSI RUMPUT LAUT

Rumput laut adalah salah satu makanan yang memiliki zat antioksidan tinggi. Selain itu, rumput laut bermanfaat menghambat penyerapan lemak dalam tubuh meningkatkan pengolahan lemak dalam tubuh hingga 4 kali lipat, maka cocok buat kamu yang ingin menurunkan berat badan.

8. TIDAK MENUNGGU KENYANG

Orang Jepang mempunyai prinsip “Hara hachi bu” yang artinya “Makanlah sampai perutmu penuh 8/10 bagian”. Makan dengan perlahan juga akan membuat makanan lebih mudah dicerna. Kebiasaan inilah yang membuat orang Jepang memiliki berat badan ideal dan sehat. Ingin memiliki berat badan ideal? Kamu harus coba gaya hidup yang satu ini!

9. SELALU KONSUMSI IKAN

Sudah bukan rahasia umum jika orang Jepang suka makan ikan, ikan memang mengandung banyak protein. Untuk itu membiasakan diri mengkonsumsi ikan juga perlu kita lakukan. Nah di Jepang nih katanya, orang terbiasa makan ikan tuna, makarel, dan salmon. Ketiga jenis ikan ini diyakini mengandung asam lemak omega-3, yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker payudara. Orang Jepang mengkonsumsi ikan 100 gram per hari. Kandungan asam lemak omega 3 pada ikan sangat bermanfaat untuk kesehatan otak dan jantung.

10. MAKAN ‘BAKTERI’ DAN TOFU

Orang Jepang sangat menyukai yoghurt, acar dan tofu atau tahu sebagai menu tambahan makan siang. Bakteri baik pada yoghurt dan acar memiliki manfaat positif untuk kesehatan pencernaan. Kandungan isoflavon dalam tofu sangat baik untuk hormon dan mencegah penyakit osteoporosis saat wanita memasuki masa menopause.

11. KARBOHIDRAT BUKAN HANYA DAR NASI

Gaya hidup orang Jepang yang selanjutnya adalah dengan mengonsumsi karbohidrat bukan hanya dari nasi. Tidak hanya mengonsumsi nasi, orang Jepang juga memiliki banyak sumber karbohidrat lain seperti kentang, ubi, udon (mie dari beras), soba (mie dari tepung gandum) dan sereal.Tidak seperti di Indonesia, di Jepang konsumsi karbohidrat amatlah variatif. Orang Jepang tidak makan nasi 3 kali sehari, akan tetapi mereka punya cara tersendiri. Sebagian besar orang Jepang punya cukup banyak pilihan karbohidrat selain nasi, di antaranya udon (mie dari beras), soba (mie dari buckle wheat), dan sereal. Hal ini membantu mereka agar kadar karbohidrat dalam tubuh mereka tidak berlebihan. Jadi, yuk kita coba hal semacam ini agar hidup jadi sehat.

12. MENGOLAH MAKANAN SEBENTAR SAJA

Mengolah makanan dalam waktu yang singkat dapat mempertahankan gizi yang terdapat di dalam bahan masakan agar tidak hilang dan meminimalkan terbentuknya radikal bebas dari proses memasak. Hal ini membuat kualitas makanan terjaga dengan baik.

13. MAKANAN BERFERMENTASI

Selain memiliki budaya minum teh, makanan di Jepang juga sangat sehat. Salah satunya, makanan berfermentasi yang disebut dengan nato. Makanan khas ini mengandung bakteri baik untuk pencernaan. Bahkan juga dapat meningkatkan jumlah vitamin A dan C yang membuat makanan akan lebih mudah dicerna.

14. SUKA MAKAN SAYURAN

Sayuran adalah salah satu makanan yang amat sehat untuk tubuh kita. Nah orang Jepang suka lho makan sayuran. Untuk itu kalau kita mau sehat, maka makan sayur secara cukup adalah baik bagi tubuh. Orang Jepang amat menyukai sayur, dan mereka sering menjadikan sayur sebagai komposisi untuk diet.

15. MENGELOLA MAKANAN SECARA SEDERHANA

Di Jepang, kebanyakan orang mengelola makanan dengan sederhana, yakni dengan direbus, dipanggang, atau ditumis sebentar. Dengan cara masak seperti ini, makanan tidak akan melalui proses panjang memasak sehingga kerusakan yang terjadi maupun radikal bebas yang terbentuk dari setiap proses memasak akan menjadi sangat minimal. Dan hal ini membuat kualitas makanan terjaga dengan baik. Dengan mengkonsumsi makanan yang terjaga kualitasnya, maka mudah-mudahan tubuh kita akan tetap sehat dan jarang terkena penyakit.

16. ORANG JEPANG SUKA BEROLAHRAGA

Di Jepang orang amat suka berolahraga, olahraganya pun tidak harus muluk-muluk, akan tetapi cukup sederhana. Misalnya dengan berjalan kaki. Dengan cara menjaga pola olahraga menjadi ringan tetapi rutin tiap hari, hal ini pula menjadi salah satu faktor mengapa orang jepang memiliki usia yang panjang.

17. MENGUNYAH MAKANAN SECARA PERLAHAN

Entah benar atau tidak, tapi berdasarkan salah satu sumber yang saya baca di internet, orang Jepang terbiasa makan secara perlahan-lahan. Kuliner Jepang biasa dikemas secara cantik, jadi ketika makan orang pun bisa menikmati keindahan kuliner tersebut, dan proses makan bisa berjalan lebih santai dan perlahan. Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa makanan yang dikunyah secara perlahan dan ideal juga baik untuk kesehatan pencernaan kita. Idealnya seseorang mengunyah makanan sampai 32 kali. Itulah tadi gaya hidup orang Jepang yang membuat mereka tetap sehat dan bugar. Selain memiliki badan yang sehat, penting juga untuk memiliki money habit yang sehat.


<< Kembali
Live Chat